Kamis, 17 April 2008

Arsitek Wanita di Indonesia

Tidak sedikit Sekolah Arsitektur di Indonesia yang bebas gender. Perempuan atau laki-laki boleh mempelajari arsitektur. Namun pada kenyataannya, hanya sedikit wanita yang berprofesi sebagai arsitek professional. alasannya kadang-kadang lebih banyak karena ketakutan akan bersaing dengan para pria. Blog ini menjadi ajang diskusi mengenai hal tersebut..silakan beri komentar ya...

7 komentar:

febhk mengatakan...

saya feby, mahasiswi arsitektur UI angkatan 2008
sejujurnya saya ingin tahu lebih banyak bagaimana wanita bekerja di dunia arsitektur
hehehe
yah, salam kenal saja dulu :D
diharapkan sekali tukar wawasannya :)

Erwin mengatakan...

Hallo saya erwin

Emh.. Kebanyakan rekan kerja saya Arsitek wanita, he he cowo - cowonya pada kemana ya hik hik.

Farida Munthe mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
flonafaura mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Farida Munthe mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Farida Munthe mengatakan...

Halo Mbak, salam kenal nama saya Farida Munthe. Dahulu kuliah Arsitektur di ITS Surabaya angkatan 2001. Saya penasaran tentang kiprah Arsitek Wanita di Indonesia karena seorang teman membuat saya berpikir.. :) Kenapa sedikit wanita menjadi arsitek sekaligus berani berbicara tentang dunianya ini [tentunya dari sudut pandang wanita]. Semoga bisa berbagi disini. Terimakasih

Unknown mengatakan...

Bukan yang paling tajam, tapi yang paling bersungguh-sungguh.